Puisi Tulisan Cinta Bulan Februari

Puisi Tulisan Cinta Bulan Februari
Salam hangat dan hormat.
Kesempatan kali ini di bulan februari 2018. Blog pribadi yang sederhana ini akan kembali memberikan informasi untuk dibagi kembali. Kali ini, dua buah puisi pribadi akan saya bagikan kepada anda semua yang suka terhadap karya sastra terutama puisi.
Selamat Membaca
Tulisan Cinta Bulan Februari
Oleh halley Kawistoro
Tanggal itu jadi amat keramat bagi sebagian umat
Jadi biang sebatang cokelat yang tersemat
Februari ini mengulang dengan hari yang kurang
Februari ini kutunai cinta dengan rasa riang
Bila tugas telah di emban, bila waktu melaju berputar
Saat itu hanya seorang sosok tangannya yang kupegang.
Izinkan kata-kata menjadi laku sejati
Untuk sebuah janji terpatri
Prasasti hadir sekejap, lenyap sesaat dan muncul tanda penguat.
Februari ini.
Mengukur waktu setelah usia tak muda lagi
Disapa goda, dirayu nafsu, dan dicumbu duka.
Lara kian terjal datang mengulang.
Aku sendiri di februari dengan segala dekap yang berharap
Aku sendiri di februari dengan segala harap yang mendekap
Endap-endap aku memegang janji untuk kesekian kali
Tidak hanya di bulan februari.
---- Jejak cinta... di sebuah kamar. 07/02/2018/
Sebuah puisi di atas ungkapan saya pribadi mengenai bulan februari yang dijadikan simbol tentang cinta. Setiap orang memiliki momen spesial dalam kehidupannya terkait kisah cinta. Biarlah potongan di bulan februari milik sebagian orang. Kita pun bisa menulis potongan kisah cinta di waktu yang lain dengan tulisan kisah sendiri.

 Janji surga untuk sebuah cinta
Oleh halley kawistoro
Rumah ku surgaku
Aku tunjuk istana tapi penuh dusta
Aku tunjuk pondok namun terus terpojok
Aku tunjuk gubuk tubuhku akan remuk
Aku ingin membangun gubuk, pondok dan istana.
Yang kusebut rumah.
Tempat yang sejuk tanpa hiruk-pikuk
Tempat yang nyaman tanpa kerusuhan
Tempat yang disisip tanpa gosip
Tempat yang sederhan penuh dengan warna
Karena ada kalian disana.
Yang kusebut rumah.
Sebuah tempat untuk memendam luka
Sebuah tempat untuk melepas ais mata
Sehingga esok aku bisa tertawa bersama di hari tua
Melihat anak cucu bahagia
Karena cerita ini berlanjut bila pemberi waktu
Menunda Itu.
“07/02/2018---- untuk sebuah harap”
Sebuah tulisan puisi tentang harapan saya pribadi yang saat ini masih tinggal di sebuah kontrakan sederhana. Bagi anda yang saat ini berkeluarga. Niat kan dengan usaha dan semangat untuk meraih cita-cita mencari surga di dunia. Carilah surga itu dengan membangun sebuah rumah sederhana. Bila telah terlaksana jadikan rumah anda sebagai surga untuk selalu mengucap syukur dengan ibadah terbaik anda.
Semoga apa yang saya bagi kepada pembaca bisa dinikmati selaku pecinta sastra atau penyuka kata-kata.
Seperti sebelum nya, sebuah kata-kata bisa menjadi tanda sebuah usaha yang akan membentuk anda di masa depan.
Hormat saya


Penulis

Subscribe to receive free email updates: