Tips Dan Cara Menjadi Istri Idaman Untuk Keharmonisan Keluarga

Salam Hormat Pengunjung dan pembaca blog sekalian
Kesempatan kali ini saya akan membagikan pengalaman pribadi mengenai keluarga. Khususnya hubungan suami dan istri.
Selamat Membaca
Menjadi Istri Idaman Untuk Keharmonisan Keluarga
Oleh : Halley Kawistoro
Sebuah hubungan ikatan antara seorang manusia tepatnya suami dan istri dilandasi dengan dasar cinta dan kasih sayang. Walaupun kadangkala hubungan yang disebut pernikahan ini bisa dilandasi oleh hal-hal lain.
Kisah cinta yang paling fenomenal secara keyakinan dan mungkin dipahami oleh tiga perempat manusia di dunia adalah hubungan tentang Adam. A.S dan Hawa. Cerita tersebut melandasi bahwa sejatinya seorang pria atau lelaki membutuhkan pendamping dalam hidupnya. Rasa sepi yang menghampiri seorang pria dan kebutuhannya untuk berinteraksi menjadikan sosok wanita atau perempuan menjadi pilihan tepat dan saling melengkapi.
Sejatinya kisah itu mendasari dan membentuk keyakinan yang nyata hubungan antara lelaki dan perempuan merupakan cara melanjutkan proses berkembang biak. Proses kelahiran merupakan hasil dari hubungan pernikahan yang dilandasi dengan kepercayaan satu sama lain.
Hubungan suami istri terkadang mengalami masa-masa yang sulit. Keadaan yang terbentuk dalam sebuah keluarga juga menjadi faktor timbulnya masalah. Penulis akan mengulas salah satu bentuk menjaga keharmonisan keluarga dari sosok Istri (wanita; perempuan).
Berikut ini Tips dan cara Menjadi Seorang Istri Idaman;
(1.) Menjadi Pendengar yang Baik
Seorang istri adalah teman atau pendamping hidup. Suami akan kehilangan sosok pendengar yang baik ketika ia telah jauh dari sahabatnya. Apalagi jikalau pria tersebut telah menjadi yatim piatu. Baik di awal hubungan maupun setelah proses panjang bertahun-tahun hidup bersama. Seorang istri harus siap selalu menjadi Pendengar yang baik. Keadaan ini terbentuk jika sang pria menjadikan anda tempat satu-satunya ia membagikan masalah dan ceritanya di setiap aktivitas. Untuk memulai menjadi pendengar yang baik. Seorang istri harus pandai memperhatikan situasi dan keadaan yang dihadapi dalam rumah tangganya. Pertanyaan-pertanyaan lembut dan hangat menjadi pengantar anda dalam menanyakan keadaan suami yang pulang kerja. Setelah suami anda mulai mengutarakan permasalahan nya. Saat itulah anda menjadi pendengar yang baik. Tanpa perlu menanggapi dengan pendapat cukuplah dengan perhatian anda menyiapkan makanan atau minuman. Bila perlu berikan pijatan untuk melepaskan penat suami anda.
Setelah itu semua yakinilah anda adalah Istri idaman ketika menjadi Pendengar yang baik.
(2.) Menjadi wanita tangguh
Masa-masa sulit dalam keluarga sering melibatkan seorang istri menjadi patner dalam mencari solusi bagi pasangannya. Masa-masa sulit kita kerucutkan saja ke dalam kesulitan ekonomi. Kesulitan ekonomi membuat seorang istri harus bisa menjadi apapun dan mengambil sebagian peran seorang suami. Pria anda hanya bisa fokus pada pekerjaan dan dengan penghasilan yang statis. Pria seperti ini memang memegang prinsipnya sebagai seorang pria sejati. Ia menjadi pekerja yang baik dan melupakan perannya sebagai kepala rumah tangga. Keadaan seperti ini menjadikan istri-istri menjadi sosok yang tangguh. Tidak hanya, dibentuk karena keadaan. Istri yang tangguh juga tercipta untuk melengkapi kelemahan seorang pria. Sebenarnya seorang pria meyakini bahwa istri nya adalah gambaran dari prianya. Tetapi, saat anda selaku istri menyadari bahwa pria anda adalah orang yang tidak tepat bagi anda. Saat inilah anda menjadi tangguh dengan segala proses penerimaan keadaan baik dari prilaku atau keadaan lainnya seperti ekonomi dan akidah yang kurang.
Menjadi tangguh menggambarkan bahwa wanita memiliki sisi lain di luar keterbatasannya. Ia bisa mengalahkan hal-hal yang dianggap tidak mungkin bagi orang kebanyakan. Banyak gambaran bahwa seorang wanita yang berkeluarga bisa menjadi penopang dalam keluarga. Namun, ingatlah bahwa pemimpin mu tetap sang suami. Hargailah ia selalu muliakan dengan sikap dan prilaku. Tunjukkan bahwa kau istri yang tangguh. Maka jadilah anda Istri idaman.
(3.) Menjadi Pengingat bukan tukang Omel
Setelah hubungan yang terjalin lama antara anda dan pasangan. Wanita cenderung lupa akan sosoknya di hadapan suami. Keadaan membentuk wanita “istri” menjadi tukang omel. Sejatinya sebutan ini terbentuk karena kesibukan seorang istri yang bertambah peran. Peran tersebut bertambah dengan sebutan Ibu. Sebagai seorang ibu, wanita dituntut untuk menjadi eksekutor semua pekerjaan yang ada di dalam rumahnya. Banyak sekali ibu-ibu yang tidak ingat atau lupa untuk membagi peran eksekutor dalam rumah kepada suami dan anak-anaknya. Dampaknya yang akan muncul adalah seorang istri akan mengomel kepada seisi rumahnya.
Seorang Istri idaman harus mampu menjaga lisannya dengan kata-kata baik dan bermanfaat. Perkataan yang keluar bila disebabkan dengan rasa letih harus diseleksi agar muncul manfaat. Luka yang disebabkan oleh kata-kata yang tidak baik terhadap suami dan anak-anaknya akan menyebabkan hubungan dalam keluarga kurang baik.
Persepsi bahwa seorang istri tukang omel sudah menjadi hal umum dalam lingkup masyarakat. Secara lahiriah istri atau wanita memiliki kelemahan dalam menjaga lisannya. Namun, itu semua bisa disikapi dengan proses pembelajaran dari seorang wanita untuk merubah persepsi negatif menjadi positif. Bukankah, lisan kita bisa menjadi doa. Hati-hati terhadap lisanmu sebagai istri. Jadilah istri idaman yang hanya menguntai doa dalam setiap kata-katanya. Doa seorang istri untuk suami adalah kekuatan dan doa seorang ibu untuk anaknya adalah keberkahan.
Tiga Cara diatas bisa menjadikan anda pembaca wanita untuk referensi menjadi seorang istri idaman. Sebaliknya jika anda seorang pria dan kepala keluarga untuk memahami seperti pepatah bahwa wanita adalah tulang yang bengkok. Jangan memaksakan untuk meluruskannya karena bisa patah. Jangan juga membiarkannya karena ia akan semakin membengkok.
Kalian para wanita adalah garda terdepan dalam keluarga. Yakin lah suami mu adalah nahkoda dalam bahtera dan dirimu adalah sang penunjuk arah kemana bahtera rumah tanggamu akan berlabuh.
Tak ada gading yang tak retak. Harimau mati meninggalkan belang, manusia mati meninggalkan nama. Semoga Bacaan di atas bermanfaat. Sekian.

Bantu Blog ini dengan dukungan anda
1. Berikan kritik dan saran dalam kolom komentar tanpa menyertakan link
2. Klik Google+ saya atau Klik Ikuti Blog ini untuk mendapatkan Bacaan terbaru dan bermanfaat.
3. Bagikan blog ini jika ada artikel yang bermanfaat.
Adapun Bacaan artikel blog ini berupa cerita pendek dan Puisi antara lain ;
1.Kisah Fabel Semut Kecil Dan Raja Gajah
2. Cerita Nenek Bergincu Merah
3. Kisah Sepatu Sombong Dan Kaos Kaki


Wassalam mualaikum wr.wb
Hormat saya.

Penulis

Subscribe to receive free email updates: