Tips Menjadi Pembina Upacara Yang Disenangi Peserta Didik - Halley Kawistoro

Latest

Blog Pribadi Sebagai Sarana Informasi mengenai Bahasa Indonesia Berupa Karya sastra Puisi Dan Cerita Pendek. Serta Berbagi Informasi dunia Pendidikan, Umum, kesehatan dan Berita.

07 March 2018

Tips Menjadi Pembina Upacara Yang Disenangi Peserta Didik


Tips Menjadi Pembina Upacara Yang Disenangi Peserta Didik

Salam Hangat dan Hormat
Salah satu kegiatan yang merupakan proses pembentukkan karakter di sekolah adalah kegiatan Upacara senin pagi. Kegiatan upacara bertujuan untuk membentuk karakter siswa antara lain; Disiplin, bertanggung jawab, dan Cinta Tanah Air.

Setiap Senin Pagi peserta didik diharapkan untuk datang lebih awal mempersiapkan dirinya dalam mengikuti kegiatan upacara bendera. Saat itu, peserta didik telah mempersiapkan kelengkapan dirinya berupa; topi, dasi, dan tentu berpakaian rapi. Setelah itu, Peserta didik yang ditunjuk sebagai petugas upacara telah lebih awal mempersiapakn dirinya. Kegiatan Upacara senin pagi membentuk peserta didik menjadi manusia yang disiplin dengan waktu dan apa yang harus dilakukan. Disiplin dalam kehadiran di sekolah serta berpakaian rapi.

Kegiatan Upacara senin pagi juga membentuk peserta didik yang bertanggung jawab. Petugas yang telah ditunjuk dan dipilih menjadi petugas. Melaksanakan tugasnya dengan tanggung jawab. Peserta upacara juga diharapkan untuk tertib dan bertanggung jawab untuk tidak membuat gaduh selama upacara berlangsung. Peserta didik yang ditunjuk sebagai Pemimpin Upacara, Protokol, Pembaca doa, Pembaca UUD 1945, Pembaca Janji siswa, dan Pembawa teks pancasila melaksanakan tugasnya dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. Pentingnya kegiatan pembiasaan tersebut bagi pribadi peserta didik yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi petugas upacara. Sehingga, perlunya pendidik untuk membuat regulasi antar peserta didik untuk membentuk karakter bertanggung jawab yang menyeluruh.

Cinta Tanah Air atau Jiwa Patriot adalah bentuk lain dari penanaman karakter peserta didik. Kegiatan Upacara membawa pesan positif kepada peserta didik untuk tidak melupakan jasa para pahlawan negaranya INDONESIA. Bendera Merah Putih menjadi simbol dan lambang negara yang wajib dihormati sebagai bentuk rasa cinta tanah air. Pesan tersebut dengan memberikan penghormatan setingginya saat pengibaran bendera.

Tokoh Penting dalam kegiatan upacara bendera adalah Pembina Upacara. Biasanya, seorang pembina upacara di sekolah adalah kepala sekolah itu sendiri. Namun, regulasi pun terjadi seperti adanya undangan tamu menjadi pembina upacara atau guru ditunjuk bergantian berdasarkan jadwal yang telah disepakati. Urgensi lainnya dalam proses kegiatan pembelajaran disekolah juga menyebabkan seringnya pembina upacara di sekolah. Tidak lain, tidak bukan kepala sekolah itu sendiri.

Bagi anda yang berprofesi sebagai guru atau orang yang ditunjuk untuk menjadi pembina upacara. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan sebagai Tips Menjadi Pembina Upacara yang disenangi peserta didik.

1. Hadir Lebih Awal : Seorang yang ditunjuk menjadi pembina upacara harus membiasakan diri lebih awal dari peserta didiknya. Ia telah lebih awal mempersiapkan diri. Bila ia seorang guru maka hal rutin yang biasa dilakukannya datang setiap awal pagi ke sekolah merupakan bentuk pemodelan kepada peserta didiknya.

Guru yang menjadi Pembina Upacara akan menjadi model yang layak untuk berdiri di hadapan peserta didiknya. Setiap langkah dan gerak-geriknya akan diamati peserta didik. Saat ia maju sebagai pembina upacara akan muncul penilaian positif terhadap guru tersebut.

Bila anda ditunjuk sebagai Pembina Upacara undangan di sekolah selayaknya juga anda untuk datang lebih awal ke sekolah. Interaksi sederhana yang terjadi sebelum kegiatan upacara akan memberikan nilai positif. Hal itu juga, merupakan bentuk apresiasi anda terhadap sekolah yang memberikan kesempatan untuk anda tampil di khalayak ramai peserta didik dan guru.

2. Berpakaian Rapi Dan Sopan : Hal ini memang bukan menjadi tolak ukur yang tepat. Berpakaian rapi berarti pakaian yang anda gunakan pantas dan sesuai untuk dikenakan. Rapi dalam artian pantas untuk dipakai dan dilihat peserta didik. Contoh sederhana bila anda tampil menjadi pembina upacara sebaiknya mengenakan sepatu jangan sampai yang anda pakai adalah sanda. Bisa juga, bagi anda seorang pria untuk memasukkan bajunya ke dalam sehingga menjadi contoh yang tepat. Sopan kita artikan sebagai sikap pembina upacara mulai dari gerak-geriknya dan ucapannya sehari-hari di sekolah.

Dengan kata lain, Berpakaian Rapi Dan Sopan merupakan sebuah paket tampilan menyeluruh seorang yang ditunjuk menjadi upacara. Sehingga muncul pandangan yang positif ketika diri anda tampil di hadapan peserta didik dan guru yang ada di sekolah.

3. Amanat Upacara yang Bermakna dan Singkat : Seorang Pembina Upacara harus menyiapkan dirinya untuk menjadi pembicara yang handal. Bila anda kesulitan dalam hal berbicara di khalayak ramai. Sebaiknya anda berlatih berbicara secara mandiri dengan konsep yang telah dibuat. Amanat Upacara merupakan salah satu kegiatan penting dalam upacara bendera yang dibebankan kepada pembina upacara.

Pesan yang disampaikan dalam amanat menjadi modal yang harus dimiliki. Setiapa kegiatan upacara bendera bisa memiliki tema yang berbeda berdasarkan waktu pelaksanaan. Namun, secara umum kegiatan upacara bendera menitik beratkan kepada pembentukan karakter dan sikap peserta didiknya. Amanat dalam kegiatan upacara bendera senin pagi menjadi pesan yang harus ditanamkan dalam lingkungan sekolah. Contohnya : “semua peserta didik diharapkan hadir tepat waktu dan semangat dalam belajar” atau “ jagalah kebersihan lingkungan sekolah sehinggam kita semua nyaman dalam belajar”. Berdasar contoh tersebut, seorang pembina upacara juga harus mampu mengatur waktu dalam penyampaian amanat upacara. Waktu singkat dalam amanat upacara kurang lebih berkisar antara 5 - 10 menit. Saat tampil dan berdiri di hadapan peserta didik. Apabila, suasana sudah mulai ribut dan banyak peserta didik yang menimbulkan gerak-gerik. Artinya, peserta didik sudah mulai merasa bosan. Kemampuan untuk menjadi pembicara yang handal dalam penyampaian amanat, merupakan bentuk dari pengamatan dan latihan yang didapat melalui proses.

Saat amanat pun selayaknya pembina upacara senin pagi memberikan penghargaan dengan kata/kalimat positif seperti ini : “Selamat kepada petugas upacara yang telah melaksanakan tanggung jawabnya. Semoga di kesempatan lainya peserta upacara bisa mengambil hal positif dari petugas upacara” atau Terima kasih kepada petugas dan peserta upacara yang menjalankan dan mengikuti kegiatan hari ini dengan bersemangat sehingga kita menjadi lebih baik di masa yang akan datang”.

Semoga melalui kegiatan upacara bendera seni pagi membawa hal positif dalam membentuk karakter peserta didik yang ada di lingkungan sekolah.

Bila bermanfaat Sukai Fanpage saya dan GOOGLE+ nya. Semoga kita menjadi makhluk yang berguna bagi sesamanya. Di tunggu supportnya dengan meluangkan waktu mengklik Google+ saya. SALAM KENAL.

Upacara Bendera SMPN TEBO
Hormat Saya,

ADMIN/Penulis

No comments:

Post a Comment

loading...
//